persib

persib

Rabu, 16 Desember 2015

Kartu Merah Pertama dan Terakhir


 Asisten Pelatih PERSIB Herrie Setyawan menjadi salah satu pemain belakang bersih dalam melakukan tekel pada masanya di Indonesia. Hal itu yang membuat Herrie minim mendapat kartu selama kariernya.

Pria yang karib disapa Jose ini hanya mempunyai satu kali catatan kartu merah. Kartu itu didapat saat tampil bersama Tim Nasional pada ajang SEA Games 1989 di Malaysia. Saat itu tekel kepada Fandi Ahmad menit 34, membuat Herrie harus diusir wasit keluar lapangan. Herrie mendapat kartu kuning kedua.

"Selama kompetisi paling dua kartu kuning, tidak pernah dapat kartu merah. Pertama kali dan terakhir dapat kartu merah saat SEA Games 1989 di Malaysia," kata Herrie di Mess PERSIB, Rabu (16/12/2015).

Pada pertandingan itu, Herrie tampil menggantikan Roby Darwis yang tidak dapat bermain akibat akumulasi kartu usai bermain bersama Kelantan FA, Malaysia. Penampilan SEA Games itu pun merupakan yang pertama baginya bersama Timnas Senior pada usia 20 tahun.

Kartu merah itu menjadi pelajaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Apalagi pertandingan tanggal 28 Agustus 1989 itu pun menjadi laga terakhir buatnya pada SEA Games tahun itu. Sebab pada pertandingan selanjutnya perebutan juara ketiga dan empat, Jose harus absen akibat akumulasi. Indonesia pun harus puas menempati peringkat ketiga, setelah gol yang diciptakan Fandi Ahmad menit 90.

"Kartu merah itu mungkin yang membuat saya belajar. Jadi pertandingan kedepan tidak diulang dan tidak mendapat kartu merah lagi. Tapi saya tidak down dengan kartu itu, apalagi itu sesuai instruksi pelatih, Iswadi Idris yang meminta jagain Fandi Ahmad," ungkapnya. ***

sumber : http://persib.co.id/ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar