persib

persib

Minggu, 28 Februari 2016

Romantisme PERSIB dan Arema

Pertandingan PERSIB kontra Arema selalu menjadi hal menarik untuk diikuti. Pertarungan gengsi dua klub besar di Indonesia ini tidak jarang memancing emosi kedua suporter fanatiknya. Namun, kedua tim ini ternyata memiliki kemesraan tersendiri.

Rivalitas Maung Bandung dan Singo Edan, benar-benar hanya untuk 90 menit. Buktinya kedua klub dan pemainnya tetap junjung tinggi sportifitas. Kedua tim ini pun punya logo sponsor yang hampir sama, selain pertukaran pemain dalam bursa transfer.

Musim ini misalnya, PERSIB mendatangkan tiga pemain eks Arema. Mereka adalah Samsul Arif, Purwaka Yudi dan Hermawan. Ketiganya didatangkan untuk menambal kekurangan pemain Maung Bandung yang ditinggal banyak pemain usai turnamen Jenderal Sudirman beberapa waktu lalu.

Ketiga pemain itu pun diturunkan oleh pelatih Dejan Antonic pada Bali Island Cup 2016 lalu. Bahkan Samsul Arif dan Hermawan sempat bermain untuk PERSIB menghadapi mantan timnya pada turnamen tersebut.

Mereka pun bukan yang pertama hijrah dari Arema ke PERSIB. Musim-musim sebelumnya ada, Yandi Sofyan, Muhammad Natshir, Dedi Kusnandar bahkan, jauh dari itu ada Gendut Doni, Rachmat Afandi, Markus Horison, Marcio Souza, atau Noh Alam Shah, dan Zulkifli Syukur.

Sementara ada nama Waluyo yang memilih meninggalkan PERSIB dan berkostum Arema. Begitu juga dengan Cristian Gonzales. Pemain naturalisasi asal Uruguay ini pindah dari PERSIB ke Persisam Samarinda dan musim berikutnya ke Arema. Pemain lainnya adalah Leontin Chitescu. Lahir di Rumania, Chitescu musim 2009 bergabung bersama PERSIB dan membela Arema tahun berikutnya.***

Sumber : http://persib.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar